Gayus Si Perkasa Playmakers Pajak : Ada Yang Teriang Populeritas Paling Keren Dunia “Saat ini kemana? Ada yang tau . . .‼️
JST-NEWS – Kutip perjamakan tik tim telisik perkembangan dari perpaduan antara terhukum dan dihuium.
itu semua hanya buta di ujung-ujung duit, nilai kalimat duit masih cilik bagi wong tanah jawi. Tetapi bernilai karena wong Jawi hidupnya ngirit n mipit sambil ngelempit sek”.
15 tahun yang lalu, tepat hari ini, Gayus Tambunan dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp300 juta atas tuduhan korupsi, penyuapan, memberikan kesaksian palsu, dan keterlibatan dalam mafia pajak.
Hukuman totalnya kemudian ditingkatkan menjadi 29 tahun setelah adanya tuduhan tambahan pencucian uang dan pemalsuan paspor.
nah, kenapa hal hukum bisa dibeli? tentunya pasti itu, karena melewati hal-hal bukan karena si kebal hukum. itu telah diarsirkan pada bagan atas. Karena, kehidupan diatas itu selalu ikuti zaman.
Bukan zaman yang ikuti kepentingan manusia loh.
jadi, kelakuan dari Playmakers di meja koruptor itu gak kenal siapapun. terkadang teman jadi lawan, bahkan kawan pun disikat untuk “Ia berdiri di tahta singgasana kursi empuk nya.” Terjadilah pasti dijadikan walaupun terpaksa. Bagaimana dengan Jayus di tingkat kabupaten? Ada peran semua disitu dalam kebijakan suatu daerah ditanamkan atau menanami jiwa-jiwa manusia kotor‼️
prediksi Jawa Tengah terlebih dulu, ditelusuri akan masuk namanya kesenangan, kebahagiaan, ujung akhirnya ; entah : mungkinkah atau dipalingkan saja – penderitaan seluruh wabah hadir.
Hukum kemana? Atau nanti ada saatnya terhukum bilamana menjalankan suatu kehidupan masih kemungkinan melakukan besar-besaran. Jadi-jadi jayus sang raksasa di kotak pucuk kalian berhati – hati.
katanya pak!!! “kalo gak korupsi gak kaya”… Ada masuk akal dan ada non alkalin Weh wis (Red)
